<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2278">
<titleInfo>
<title>kuat bending sambungan double strap butt joint untuk gading-gading kapal kayu</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr. Ir. A. Basuki  Widodo, M.Sc.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Guntur Herlambang B. W.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xii, 69 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Penyebab  rendahnya  kekuatan  sambungan  pada  konstruksi  kayu  karena terbatasnya luas sambungan dan kayu memiliki kuat geser sejajar serat yang kecil sehingga  mudah  pecah  apabila  beberapa  alat  sambung  dipasang  berdekatan. Dalam penempatan alat sambung di syaratkan jarak minimal antar alat sambung. Solusi  untuk  mengatasinya  dengan  membuat  model  sambungan  kayu  gabungan agar luasan sambungan menjadi optimum tanpa mengurangi kekuatan sambungan kayu  tetapi  justru  membuat  kekuatan  sambungan  menjadi  lebih  besar.  Material yang  digunakan  pada  penelitian  ini  adalah  jenis  kayu  kamper  (Dryobalanops lanceolata)  yang diaplikasikan sebagai gading-gading kapal kayu.  Dimana pasak yang  digunakan  terbuat  dari  Bambu  Petung  dan  Mur  Baut  dengan  diameter sebesar  10  mm.  Berdasarkan  hasil  pengujian  yang  menggunakan  perekat  pasak dan strap tengah  memiliki nilai  kuat tekan  terbaik dengan rata-rata 3,22 (N/mm2), kedua  sambungan  pasak  perekat  nilai  rata-rata  1,99  (N/mm2)  dan  sambungan pasak  perekat  dan  double  strap  memiliki  nilai  rata-rata  terendah  yaitu 1,51(N/mm2).  Jika  pasak  bambu  mudah  bergeser  maka  berpengaruh  pada  nilai kekuatan  sambungan  maka  sambungan  tidak  menjadi  kuat,  ruas  bambu berpengaruh  terhadap  kekuatan  tekan  pada  pasak  karena  ruas  pada  bambu memiliki struktur serat yang tidak beraturan jadi pasak mudah mengalami patah, perekat  Epoxy  terbukti  sangat  baik  sehingga  mampu  menahan  beban  secara maksimal dan memperoleh nilai paling baik  , arah serat kayu yang menyimpang dan  cacat  pada  permukaan  kayu  juga  berpengaruh  terhadap  kekuatan  struktur sambungan, jumlah dan lubang pasak jika mengalami keretakkan maka kekuatan sambungan akan berkurang.</note>
<subject authority=""><topic>Kekuatan Tekan</topic></subject>
<subject authority=""><topic>gading-gading</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Kapal Kayu</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Sambungan double strap</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>621.18.13 Gun k</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0200242018</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>621.18.13 Gun k</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>2278</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-03-07 09:58:00</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-03-07 09:58:30</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>